Beauty and Health

Review Pijat Refleksi : Asatsuyu Kalibata City

Mengawali 2020 dengan review pijat refleksi. Apa lagi alasannya kalau bukan karena #banjir2020. Intermezzo (sekalian curhat) bentar ya hehe.

Banjir is Coming!

Awal tahun 2020 ini diawali bencana banjir massal di Jabodetabek. Ribuan warga Jabodetabek dibuat kewalahan oleh datangnya banjir yang melebihi ekspektasi. Pun saya, rumah yang biasanya aman dari terjangan air banjir ternyata kebagian juga di #banjir2020 ini.

Hari pertama saya di 2020 diisi dengan “kekacauan” memindahkan barang ke tempat lebih tinggi karena air sudah mengintip di pagar belakang. Sudah tak sempat lagi panik, semua barang yang terlihat mata saya masukkan ke dalam plastik-plastik hitam jumbo secara asal. Kecepatan tangan beradu dengan cepatnya air masuk ke rumah.

Banjir setinggi 70 cm bertahan di dalam rumah sekitar 8 jam kemudian surut perlahan, meninggalkan lumpur & serakan “sampah” yang tadinya adalah sebagian barang-barang berharga kami.

Pasca Banjir Butuh Pijat Refleksi

Keadaan rumah pasca banjir membuat kami sekeluarga harus mengeluarkan ekstra tenaga untuk bersih-bersih rumah. 5 hari sudah kami mencicil kegiatan bebersih tapi keadaan rumah masih belum beres. Saya dan suami memutuskan untuk rehat sejenak, melipir ke Kalibata City yang memiliki banyak tempat refleksi. Pilihan kami jatuh ke Asatsuyu Reflexiology.

Review Tempat Pijat Refleksi

Review tempat pijat masih jarang saya temukan di Google, khususnya tempat refleksi yang nyaman dan terjangkau. Sewaktu memutuskan refleksi di Asatsuyu pun, saya tidak berbekal review atau rekomendasi dari orang lain.

Oke, langsung masuk ke review Asatsuyu ya. Overall, Asatsuyu lumayan oke sebagai tempat melepaskan pegal-pegal di badan ini. Kita bahas satu-satu detailnya ya.

Lokasi Asatsuyu

Terletak di dalam Mal Kalibata City Square, Asatsuyu cukup mudah untuk dijangkau. Dari pintu masuk utama mal, kalian hanya perlu lurus ke arah BreadTalk lalu belok kanan. Di ujung jalan kalian akan menemukan Asatsuyu.

Pijat Refleksi
Asatsuyu Kalibata City

Asatsuyu cukup privat untuk sejenis tempat refleksi di mal yang biasanya sangat terbuka. Mungkin banyak yang memang sengaja “terbuka” dan bebas dilihat orang wara wiri di mal untuk menghindari tuduhan “pijat plus plus”. Gak tau juga sih hehe, just my opinion.

Dua Lantai

Asatsuyu punya dua lantai, keduanya bisa untuk refleksi dan body massage. Kebetulan saya sudah pernah refleksi di lantai 1 dan lantai 2. Menurut pandangan saya, lantai 2 lebih luas dan nyaman. Lebih agak terang juga karena di lantai 1 cahaya lampunya sangat redup cenderung gelap.

Biasanya lantai 2 baru digunakan kalau lantai 1-nya penuh oleh pelanggan. Lantai 1 cukup untuk 6 orang pijat refleksi dan 4 orang body massage (kalau tidak salah, karena saya hanya sekilas lihatnya) cmiiw πŸ™‚

Di lantai 2 sepertinya lebih banyak untuk tempat body massage. Sementara kursi refleksi hanya tersedia sebanyak 6 buah.

Bukan Khusus Wanita

Asatsuyu bukan tempat refleksi atau tempat pijat khusus wanita ya. Sebenarnya ini juga pengalaman pertama saya pijat di tempat yang bukan khusus wanita. But, it’s ok karena bisa request terapis wanita kok.

Bahkan bisa pijat couple atau refleksi bareng pasangan juga kan kalau di tempat pijat umum seperti ini. Jadi bisa ajak suami refleksi bareng deh hehe.

Kekurangannya memang jadi agak kurang bebas, tidak seperti di tempat pijat khusus wanita yang cuma pakai kemben udah selaw hehe. Kebetulan saya baru cobain pijat refleksi, jadi emang gak perlu buka baju atau ganti baju. Untuk body massage saya kurang tahu gimana tahapan prosesnya. Kalau dilihat dari tempatnya, seperti bilik yang ngepas untuk 1 pelanggan + 1 terapis (itu pun sepertinya terapis pijatnya sambil berdiri).

Ketersediaan Tempat & Terapis

Jam buka Asatsuyu Kalibata City mengikuti jam buka tutup mal. Sepertinya selalu buka tiap hari. It’s a good news buat yang suka dadakan kalau mau refleksi atau pijat. Gak perlu booking-booking H-1 hari. Cukup datang dan langsung dilayani.

Dua kali saya datang ke Asatsuyu untuk refleksi, saya langsung dilayani tanpa harus menunggu lama. Mungkin karena terapisnya banyak dan tempatnya lumayan luas (2 lantai) jadi gak perlu jadi waiting list.

Bisa banget request terapis di sini. Kalau saya cuma bilang mau terapisnya wanita. Tapi kalau kalian udah punya langganan sama 1 terapis, sepertinya boleh juga request detail seperti itu. Selama terapis yang di-request available sedang tidak melayani pelanggan lain ya.

Fasilitas Asatsuyu Kalibata City

Ruangan Ber-AC
AC dengan suhu pas, tidak terlalu dingin jadi menurut saya cukup nyaman untuk pijat.

Kursi Pijat Refleksi
Kursi pijat cukup nyaman. Dilengkapi bantal dan selimut yang akan diberikan oleh terapis sebelum refleksi dimulai.

Minuman setelah Pijat
Bisa pilih jahe hangat atau teh hangat. Sepele tapi ini salah satu poin pelayanan yang bagus untuk tempat pijat refeksi.

Kenyamanan

Kursi pijat refleksi yang disediakan Asatsuyu cukup nyaman. Setidaknya saya bisa tidur ayam saat dipijat. Disediakan bantal + selimut juga saat akan mulai pijat refleksi. Kursi bisa direbahkan sesuai kenyamanan, bisa langsung minta tolong terapisnya aja untuk menyesuaikan rebahan kursi pijat.

Saat dipijat, terapis fokus memijat dan jarang berbicara. Ini cocok banget buat saya yang emang kalau lagi pijat maunya bobok cantik gak diajak ngomong. Pengalaman dipijat sama nenek nenek tetangga, selalu diajak ngobrol sampe capek. Asal mau merem eh diajak ngobrol lagi haha.

Setelah selesai dipijat, terapis akan menawarkan pilihan minuman hangat. Biasanya ditawarin air jahe/teh tawar/teh manis. Air jahe is the best choice I think.

Harga Pijat Refleksi

Pertimbangan penting milih tempat pijat adalah HARGA. Ya kan? hehe, kalau saya sih iya. Harga refleksi di Asatsuyu cukup terjangkau dan sesuai fasilitas yang didapatkan.

Harga Refleksi 30 Menit Rp 50.000
Harga Refleksi 45 Menit Rp 60.000
Harga Refleksi 60 Menit Rp 75.000

Bisa bayar TUNAI dan DEBIT. Belum tersedia pembayaran via dompet digital yang sering cashback itu ya hehe. Di sini, pembayaran di akhir setelah pijat refleksi selesai.

Untuk harga body massage, saya kurang ngeh. Ada sih di list harga di bawah harga pijat refleksi, tapi kurang ngeh detailnya dan gak sempet fotoin list harganya juga karena terapisnya udah keburu nyiapin kursi pijatnya. Tapi sepertinya rata-rata harga body massage di Asatsuyu di bawah Rp 100.000. Tentu semakin lama durasi pijat, semakin tinggi juga harganya.

Cek Juga Harga Perawatan di Salon Tewink Muslimah Terbaru

Kesimpulan Review Asatsuyu Kalibata City

Overall saya nyaman pijat refleksi di Asatsuyu. Dari 2x kedatangan, saya selalu dipijat oleh terapis wanita dan kualitas pijatannya menurut saya pas. Saya tipe orang yang biasa dipijat, jadi kalau kaki “dipencet pencet” gitu udah biasa. Kalau yang gak biasa dipijat seperti suami saya, dia sih bilangnya agak sakit dipencet seperti itu.

Durasi pijat akan selalu sesuai seperti di awal pesan ya. Jadi sebelum pilih mau refleksi berapa menit, pertimbangkan dulu sesuai kebutuhan. Saran saya ambil yang 60 menit aja kalau lagi pegel banget karena udah termasuk refleksi kaki, tangan, punggung, dan kepala. Untuk pijat kepala, terapisnya akan nanya dulu apakah bersedia kepalanya dipijat. Kalau gak bersedia ya gak papa, durasinya dialihkan untuk pijat bagian lain saja.

Kesimpulan review saya untuk Asatsuyu adalah 8/10! Asatsuyu Kalibata City cukup nyaman untuk saya sebagai tempat melepas lelah setelah bebersih pasca banjir menerjang huhu. Harga cukup sesuai dengan fasilitas yang didapat. Terapis banyak dan bisa request. Tempat cukup luas dan bisa tanpa booking. Overall OK dan bisa dijadikan salah satu rekomendasi tempat pijat di Kalibata City.

Saran

Mungkin akan lebih bagus lagi jika Asatsuyu kerja sama dengan dompet digital biar ada promo cashback hehehe teteup ya #sobathemat cari promo di mana-mana :p

Ok…

Sekian review dari saya. Boleh komen-komen kalau mau ada yang ditanya. Mau sharing tempat pijat lain yang worth to try? Boleh banget buat rekomendasi aku si pecinta spa dan pijat ini hehe. See you on the next post!